Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Tengah

Slide Taman Wisata Alam Wera
Slide Habitat Maleo di Desa Taima
Slide
Slide Danau Poso
Slide


 

CAGAR ALAM GUNUNG TINOMBALA

PROVINSI SULAWESI TENGAH

 

 

1. Nama Kawasan : CAGAR ALAM GUNUNG TINOMBALA

 

2. Pengelola Kawasan :

-     Resort II Kotaraya di Desa Kayu Agung

-     Seksi Konservasi Wilayah I – Pangi

-     Balai Konservasi Sumberdaya Alam Sulawesi Tengah

 

3. SK Penunjukan/penetapan :

 

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 339/Kpts-II/1999, tanggal 24 Mei 1999 tentang Penetapan Kelompok Hutan Gunung Tinombala seluas + 37.106,12 Ha, yang terletak di kabupaten daerah tingkat II Buol Tolitoli dan Donggala, Propinsi Daerah Tingkat Sulawesi Tengah, Sebagai Kawasan Hutan Dengan Fungsi Cagar Alam dan Diberi Nama Kelompok Hutan Cagar Alam Gunung Tinombala.

 

4. Luas (Ha) : 37.106,12  Ha.

 

5. Letak administratif,  Letak Geografis dan Batas  wilayah :

 

Administratif : Tabel. Luas Kawasan CA Gn. Tinombala menurut Administrasi  Pemerintahan

No

Wilayah Administrasi

Luas (Ha)

%

1.

Kabupaten Parigi Moutong :

14.285,66

35,62

a.

Kecamatan Bolano Lambunu

9.128,41

22,76

b.

Kecamatan Mepanga

5.157,25

12,86

2.

Kabupaten Tolitoli :

19.486,08

48,59

c.

Kecamatan Basidondo

10.400,35

25,94

d.

Kecamatan Lampasio

9.085,73

22,66

3.

Kabupaten Buol :

9.085,73

15,78

e.

Kecamatan Tiloan

6.329,21

15,78

 

Total

40.100,95

100.00

Sumber : Peta Wilayah Administrasi Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Buol, 2010

 

Geografis        : Sedangkan secara astronomis terletak pada  0o34’ – 0o49’ LU dan 120o38’ – 120o56’ BT.

 

Batas-batas kawasan CA. Gunung Tinombala sebagai berikut:

  • Sebelah Barat       :   Hutan Lindung, Kecamatan Mepanga.
  • Sebelah Timur      :   Hutan Lindung, Kecamatan Tiloan.
  • Sebelah Utara      :   Areal Penggunaan Lain, Hutan Produksi, Kecamatan Basidondo, Kecamatan Lampasio.
  • Sebelah Selatan   :   Hutan Lindung, Kecamatan Bolano Lambunu, Kecamatan Moutong, Kecamatan Mepanga.

 

6. Sejarah Kawasan :

 

  • Peta Rencana Penatagunaan Hutan Kesepakatan Propinsi Sulawesi Tengah Skala 1:500.000 Tanggal 03 Juni 1986.
  • Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 50/Kpts-VII/1987 tanggal 25 Pebruari 1987 tentang Penunjukan areal hutan di Propinsi daerah tingkat I Sulawesi Tengah seluas ± 5.176.672 Ha sebagai kawasan hutan.
  • Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah Nomor : SK.188.44/3932/DINHUT/89 Tanggal 30 Agustus 1989 Tentang Penunjukan Sementara Areal Hutan Lindung, Areal Penggunaan Lain dan sebagian Perairan Laut yang terletak di Daerah Tingkat II Donggala, Poso, Tolitoli dan Luwuk Banggai Propinsi Sulawesi Tengah sebagai Suaka Alam dan Hutan Wisata.
  • Berita Acara Tata Batas Kelompok Hutan CA Gunung Tinombala tanggal 27 Juni 1997.
  • Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 339/Kpts-II/1999, tanggal 24 Mei 1999 tentang Penetapan Kelompok Hutan Gunung Tinombala seluas + 37.106,12 Ha, yang terletak di kabupaten daerah tingkat II Buol Tolitoli dan Donggala, Propinsi Daerah Tingkat Sulawesi Tengah, Sebagai Kawasan Hutan Dengan Fungsi Cagar Alam dan Diberi Nama Kelompok Hutan Cagar Alam Gunung Tinombala.

 

7. Topologi :

 

Tabel. Kelas Lereng di CA Gn. Tinombala

 

No

Lereng (%)

Kelas

Luas (Ha)

Persen

Ket

1

-

0

-

-

Perairan

2

0 - <8

1

-

-

Datar

3

8 - <15

2

22,22

0,06

Landai

4

15 - <25

3

2.008,96

5,01

Agak Curam

5

25 - <40

4

25.974,95

64,77

Curam

6

≥40

5

12.094,82

30,16

Sangat Curam

 

Total

 

40.100,95

100,00

 

 

Sumber : GIS Analisis DEM, 2010

 

 

Ketinggan 50 – 2.394 mdpl. Pegunungan yang ada dalam kawasan adalah Gunung Malino (2.394 m dpl), G. Tinombala (2.242 m dpl), G. Kukusan (2.280 m dpl), G. Sompinit (398 m dpl), G. Ogosipat (1.542 m dpl), G. Tongkou (2.075 m dpl), G. Sambali (1.899 m dpl), G. Simongoloyo (1.425 m dpl) dan G. Besagon (1.279 m dpl).

 

8. Geologi :

 

Tabel. Tipe Geologi/ Batuan di CA Gn. Tinombala

No

Formasi Geologi

Deskripsi Umum

Jenis Batuan

Jenis Tanah

Luas (Ha)

1.

BGA (Batang Anai)

Punggung bukit yang panjang dan sangat curam diatas batuan metamorfik

Kuarsit; skis filit

- Inceptisols

- Ultisols

485,61

2.

BPD (Bukit Pandan)

Punggung gunung metamorfik terorientasi yang terjal

Kuarsit; batu pasir; filit; serpih; skis

- Inceptisols

- Ultisols

- Entisols

39.615,34

 

Total

 

 

 

40.100,95

Sumber :   Peta Landsystem and Landsuitability, Series : RePPProT 1988, Sheet 2116

 

9. Tanah :

 

Tabel. Tipe Tanah di CA Gn. Tinombala

No

Kelas Tanah

Batuan Induk

Sub Land Formasi

Luas (Ha)

1.

Endoaquepts Udifluvents

Aluvium

Jalur Aliran Sungai

2.679,14

2.

Eutrudepts Hapludalfs

Metamorf

Pegunungan Tektonik

33.479,02

3.

Hapludults Dystrudepts

Sedimen

Perbukitan Tektonik

8,65

4.

Haplustepts Haplustalfs

Metamorf

Perbukitan Tektonik

3.934,14

 

Total

 

 

40.100,95

 

Sumber : Peta Tanah SSS, 1998

 

10. Hidrologi :

 

Tabel. Luas Kawasan CA Gn. Tinombala menurut Wilayah DAS

No

DAS

Luas (Ha)

Persen

Panjang Sungai (Km)

%

1

2

3

DAS Dengkon

DAS Malino

DAS Maraja

3.630,27

10.528,08

25.942,60

9,05

26,25

64,69

65,53

157,77

437,46

9,92

23,88

66,21

 

Total

40.100,95

100,00

660,76

100

 

Sumber : Peta DAS Propinsi Sulawesi Tengah, 2010

 

Oleh karena itu, Kawasan CA Gunung Tinombala selain mempunyai fungsi utama sebagai tempat perlindungan flora dan fauna endemik Sulawesi, juga mempunyai fungsi lain yakni fungsi hidrologis bagi daerah sekitarnya. Sungai-sungai dalam kawasan menyediakan sumber air bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat di desa sekitar Kawasan CA Gunung Tinombala.

 

11. Iklim :

 

Menurut klasifikasi iklim oleh Schmidt dan Ferguson, Kawasan CA Gunung Tinombala termasuk dalam tipe iklim A dengan curah hujan rata-rata 1.565,7 mm/tahun (Q=0,0850), dengan suhu udara rata-rata antara 12,30 – 30,40C dan kelembaban udara rata-rata 87,5%. Bulan basah rata-rata 7 bulan/tahun, bulan lembab rata-rata 1 bulan/tahun dan bulan kering rata-rata 4 bulan/tahun.

 

12. Tipe Ekosistem :

 

Tabel. Luas Kawasan CA Gn. Tinombala menurut Tipe Ekosistem

No

Tipe Ekosistem

Letak (m.dpl)

Luas (Ha)

%

1.

Hutan Dataran Rendah

0–1500

30.310,03

75,59

2.

Hutan Pegunungan Bawah

1500–2400

9.789,18

24,41

3.

Hutan Pegunungan Atas

2400–3000

1,74

0,00

 

Total

 

40.100,95 

100.00

 

Sumber : GIS Analis DEM, 2010

 

13. Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat setempat :

 

Tabel. Nama Desa di Luar/ Sekitar Kawasan CA Gn. Tinombala

No

Nama Desa

Kecamatan

Kabupaten

1

Kayu Agung

Mepanga

Parigi Moutong

2

Sumber Agung

Mepanga

Parigi Moutong

3

Moubang

Mepanga

Parigi Moutong

4

Ogobayas

Mepanga

Parigi Moutong

5

Tinombala

Bolano Lambunu

Parigi Moutong

6

Karya Mandiri

Bolano Lambunu

Parigi Moutong

7

Tobolobolo

Bolano Lambunu

Parigi Moutong

8

Persatuan Sejati

Bolano Lambunu

Parigi Moutong

9

Ongka

Bolano Lambunu

Parigi Moutong

10

Petunasugi

Bolano Lambunu

Parigi Moutong

11

Kotanagaya

Bolano Lambunu

Parigi Moutong

12

Wanagading

Bolano Lambunu

Parigi Moutong

13

Gunung Sari

Bolano Lambunu

Parigi Moutong

14

Kayulompa

Basidondo

Tolitoli

15

Silondou

Basidondo

Tolitoli

16

Janja

Lampasio

Tolitoli

17

Kokobuka

Tiloan

Buol

 

Sumber :    Kecamatan Mepanga dan Bolano Lambunu Dalam Angka 2010, Kecamatan Basidondo, Lampasio dan Tiloan Dalam Angka 2009

 

14. Potensi Fauna :

 

Jenis fauna yang ada di kawasan CA Gunung Tinombala diantaranya dari hasil pengamatan langsung dan pengolahan data sekunder (Hasil Identifikasi Balai KSDA Sulteng, 2002) diperoleh jenis-jenis diantaranya adalah:

 

Mamalia, yaitu : Babi hutan (Sus sp), Babirusa (Babyrousa babyrussa), Kelelawar (Pterus edulis), Monyet hitam (Macaca  sp), Musang coklat (Macrogalidia musschenbroeki), dan Anoa (Babulus sp) dan beberapa jenis burung diantaranya adalah : Serindit (Loriculus exilis), Ayam hutan (Gallus gallus), Sesep madu (Meliphagidae), Kum-kum (Ducula sp), Nuri (Tanygnathus sumatranus), Burung hantu (Otus manandensis), Elang (Elanus sp), Jalak (Streptocitta sp), Kepodang (Oriolus chinensis) dan Rangkong (Penelopides exaratus).

 

15. Potensi Flora :

 

Flora yang ada di CA Gunung Tinombala yaitu Damar (Agathis damara), Meranti putih dan merah (Shorea sp.), Palapi (Heri tiera sp.), Eboni (Diospyros celebica), Rotan (Palmaceae), dan lain-lain.

 

16. Potensi dan Kegiatan Wisata Alam : -

 

17. Fasilitas Wisata : -

 

18. Atraksi sosial budaya :

 

Potensi sumber daya hutan yang cukup tinggi merupakan alasan bertumpunya beberapa kepentingan memanfaatkan kawasan menjadi salah satu pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat di sekitar kawasan CA Gunung Tinombala.

 

Potensi sumber air yang besar untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat baik rumah tangga, irigasi sawah, dan hidropower adalah berasal dari hulu sungai-sungai yang berada dalam kawasan CA Gunung Tinombala. Potensi hasil hutan kayu dan rotan yang besar yang terdapat dalam kawasan CA Gunung Tinombala memicu masyarakat untuk memanfaatkannya baik untuk keperluan sendiri dan bukan untuk kepentingan komersil, maupun untuk kepentingan usaha penggergajian kayu ilegal. Umumnya kayu dimanfaatkan untuk kayu bakar dan ramuan rumah serta bahan bangunan rumah dan bangunan sosial.

 

Bagi masyarakat desa sekitar kawasan pula, hutan selain dipandang sebagai salah satu sumberdaya alam, yang  di dalamnya diperoleh bahan baku untuk kebutuhan hidup, juga dapat dikelola sebagai tempat untuk melakukan aktifitas perladangan dan perkebunan.

 

 

19. Aksesibilitas :

 

Kawasan CA. Gunung Tinombala dapat ditempuh dengan kendaraan darat baik roda 4 (empat) maupun roda 2 (dua). Jarak tempuh antara Kota Palu ke kawasan CA Gunung Tinombala ± 320 Km dengan waktu tempuh ± 6 – 8 jam, menggunakan kendaraan umum ataupun pribadi.

 

Untuk dapat masuk ke kawasan CA Gunung Tinombala paling tidak terdapat 7 (tujuh) akses pintu masuk, yaitu melalui Desa Kayu Agung, Desa Moubang, Desa Tinombala, dan Desa Karya Mandiri di sebelah selatan kawasan, Desa Ogobayas di sebelah barat kawasan, serta di Desa Labonu dan Silondau di sebelah utara kawasan.

 

Cara pencapaian akses masuk tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:

  • Kota Parigi – Desa Moubang (± 210 Km) dapat ditempuh dengan roda 2 (dua) atau roda 4 (empat) sampai masuk ke kawasan CA Gunung Tinombala. Akses ini berupa jalan propinsi yang memotong kawasan tersebut dari arah Kabupaten Parigi Moutong ke Kabupaten Tolitoli. Jalan yang membelah dua bagian kawasan CA Gunung Tinombala berupa jalan aspal permanen menghubungkan Desa Moubang di Kecamatan Mepanga dan Desa Labonu di Kecamatan Basidondo dari Kota Parigi sebagai Ibukota Kabupaten Parigi Moutong. Keberadaan jalan propinsi ini juga dapat dijadikan akses langsung ke kawasan yang berada di bagian sisi kiri dan kanan sepanjang jalan yang melewati kawasan tersebut.
  • Kota Parigi – Desa Kayu Agung (± 240 Km) dapat ditempuh dengan roda 2 (dua) atau roda 4 (empat) dan dilanjutkan dengan kendaraan beroda 2 (dua) atau berjalan kaki sampai masuk ke kawasan CA Gunung Tinombala.
  • Kota Parigi – Desa Ogobayas (± 200 Km) dapat ditempuh dengan roda 2 (dua) atau roda 4 (empat) dan dilanjutkan dengan kendaraan beroda 2 (dua) atau berjalan kaki sampai masuk ke kawasan CA Gunung Tinombala.
  • Kota Parigi – Desa Tinombala (± 270 Km) dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 (dua) atau roda 4 (empat) dan dilanjutkan dengan berjalan kaki sampai masuk ke kawasan CA Gunung Tinombala.
  • Kota Parigi – Desa Karya Mandiri (± 280 Km) dapat ditempuh dengan roda 2 (dua) atau roda 4 (empat) dan dilanjutkan dengan berjalan kaki sampai masuk ke kawasan CA Gunung Tinombala.
  • Kota Tolitoli – Desa Labonu (± 60 Km) dapat ditempuh dengan roda 2 (dua) atau roda 4 (empat) dan dilanjutkan sampai masuk ke kawasan CA Gunung Tinombala. Sepertinya halnya akses dari Desa Moubang, akses yang melewati Desa Labonu ini juga memanfaatkan jalan propinsi yang memotong kawasan.
  • Kota Tolitoli – Desa Silondau (± 50 Km) dapat ditempuh dengan roda 2 (dua) atau roda 4 (empat) dan dilanjutkan sampai masuk ke kawasan CA Gunung Tinombala.

 

 

20. Penataan Blok : -

 

21. Rencana Pengelolaan : -

 

22. Desain Tapak pada Zona/Blok Pemanfaatan : -

 

23. Jalur Interprestasi Wisata Alam ; -

 

24. Paket Wisata : -

 

25. Potensi gangguan kawasan :

-       Perambahan untuk perkebunan dan pemukiman liar masyarakat

-       Penebangan Liar

-       Perburuan satwa liar

 

26. Alamat Kantor :

-     Resort II Kotaraya

Desa Kayu Agung Kec. Mepanga Kabupaten Parigi Moutong

-     Seksi Konservasi Wilayah I – Pangi

Jln. Trans Sulawesi Desa Toboli Barat Kec. Parigi Utara Telp. -

-     Balai Konservasi Sumberdaya Alam Sulawesi Tengah

Jln. Prof. Moh. Yamin No. 19 Palu Telp./ Fax. (0451)-481106